Sambil jalan, dia bercerita bahwa dia melahirkan dengan jalan operasi, makanya dia tidak boleh mengangkat-angkat yang berat dulu sampai 6 bulan. Dan setiap hari saat harus menjemput anak pertamanya, dia selalu menunggu orang di depan rumahnya untuk membantunya menurunkan kereta bayi seperti tadi. Kadang sampai 20 menit dia harus menunggu sampai menemukan orang yang mau membantu.
Mendengar ceritanya, saya kembali bersyukur diberi kemudahan oleh Allah swt, untuk melahirkan ketiga anak saya dengan normal. Dengan kondisi saya yang lebih cepat pulih waktu itu, saya jadi tidak bergantung pada orang lain saat akan keluar rumah.
Sudah sering sebenarnya saya mendapatkan cerita dari teman-teman, kelebihan melahirkan normal dibandingkan dengan operasi. Untuk melahirkan normal, memang kita akan merasakan sakitnya kontraksi yang luar biasa, tapi tubuh kita bisa pulih kembali dalam waktu yang tidak lama. Misalnya saya (ketiga anak saya lahirnya pukul 10 pagi semua :D), setelah melahirkan, sore harinya sekitar pukul 15.00 sudah bisa bangun dari tempat tidur sendiri, pergi ke toilet sendiri, mengganti popok bayi sendiri. Sedangkan teman sekamar saya yang dioperasi, di hari pertamanya setiap kali akan ke toilet dan mengurus bayi selalu memanggil perawat. Dan kata teman-teman saya, sakitnya bekas operasi masih akan terasa, bahkan sampai setahun setelah melahirkan. Ya Allah.. makinlah saya bersyukur akan kemudahan yang Engkau berikan.
Nah, makanya untuk para calon ibu, jangan karena takut menghadapi sakitnya kontraksi, cepat-cepat mengambil keputusan untuk dioperasi. Sakit yang luar biasa nyeri itu akan serta merta sirna ketika melihat sang buah hati. Percayalah.. ;)