
Praenatal Diagnostik merupakan pemeriksaan menyeluruh terhadap bayi sebelum lahir. Dalam pemeriksaan ini, kondisi bayi serta kelainan yang diidap oleh bayi bisa terdeteksi sejak dini. Alat yang digunakan Ultrasound 3D dan 4D. Nah, lo... dari dulu saya teh bingung, kok bisa sih 4 dimensi?? denger2 karena ada satu dimensi tambahan, dimensi suara, entah suara apa. Tapi di USG 2 dimensi juga, ada suara yang bisa kedengeran, suara detak jantung bayi. Setelah baca-baca.. ternyata, USG 4D itu dikenal juga sebagai USG 3D-Live. Dan memang selama kurang lebih setengah jam pemeriksaan.. saya seperti menonton film dari bayi di dalam perut saya. Tendangannya... isapan jempolnya... mulutnya yang komat-kamit.. gaya-gaya uletnya.. yang tanpa terasa, membuat air mata menetes perlahan-lahan.. terkesima dengan ciptaan-Nya di dalam perut ini.
Pemeriksaan ini dilakukan bukan di dokter kandungan saya yang biasa, tapi saya di rujuk ke dokter kandungan lain yang biasa melakukan pemeriksaan ini. Daaan.. ditanggung asuransi lho! Pernah ada teman yang ternyata asuransinya tidak mau membayarkan pemeriksaan ini, dan dia harus membayar sekitar 500 Euro. Makanya, ketika dokter saya bilang ditanggung asuransi, tanpa pikir panjang, saya langsung membuat janji dengan dokter yang satu ini.
Pemeriksaan ini dilakukan ketika kandungan berusia 20-22 minggu, berlangsung sekitar 1 sampai 2 jam. Karena itu, dianjurkan tidak membawa anak kecil. Dikhawatirkan mereka akan bosan dan rewel. Karena itulah, pas hamil Nadin, si Akang masih bisa ikutan nonton, tapi hamil Maryam dan yang ini, si Akang mesti jagain anak-anak di rumah.. :D Dan saya pun menikmati kebesaran Allah ini sendiri saja.. bertiga dink.. sama dokter dan asistennya.
Sebelum dilakukan pemeriksaan, saya harus membaca dulu surat yang berisi sekilas tentang pemeriksaan ini, meliputi apa saja. Dan di bagian paling bawah saya harus menandatangani pernyataan, bahwa secanggih-canggihnya alat yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut, bukanlah jaminan bahwa si bayi akan lahir sama persis seperti hasil yang diperoleh hari itu. Kemudian saya diwawancara. Pertanyaannya banyaaaak banget. Semuanya seputar kelahiran bayi-bayi di keluarga kami, keluarga saya dan keluarga si Akang. Dimulai dari kelahiran kami sendiri, kelahiran anak-anak kami, kelahiran kakak dan adik kami, kelahiran anak-anaknya kakak dan adik kami, kelahiran orang tua kami, kelahiran adik dan kakak dari orang tua kami..halah.. lieur.. Mana saya dan si Akang termasuk keluarga besar.. kebayang donk kami mesti nyebutin satu demi satu.. capeee deh...
Kebetulan, dari kakak saya ada satu anak yang mengidap kelainan jantung. Ternyata hal ini juga dibawa-bawa ke kelahiran anak saya nanti. Dokternya bilang bahwa anak saya memiliki kemungkinan sebesar 4% mengidap kelainan jantung juga. Duh, ya Allah.. semoga saja tidak..
Pemeriksaan USGnya sendiri sangatlah mengasyikan buat saya.. ya itu..berasa nonton film anak sendiri. Baby Utun kerjaannya ngisep jempol terus, kalau nggak, tangannya disimpan di kening. Jadi menghalangi mukanya ketika akan difoto sama si dokter. Dokter berusaha merubah posisi tangan dengan mengetuk2 alat USGnya di perut saya. Duh.. perut rasanya seperti dikocok.. untung saya gak sampai kentut, Dok, hihihi..
Dari hasil hari ini, alhamdulillah kondisinya baik-baik saja. Jari tangan jari kaki semua lengkap. Anggota badan dari mulai kepala sampai ujung kaki juga lengkap. Organ dalam juga lengkap dan baik-baik saja. Ukuran pun normal. Berhubung ada kemungkinan kelainan jantung tadi, saya dianjurkan kembali lagi di usia kehamilan 28 - 30 minggu. Duh, yang ini dibayarin asuransi gak ya??
Oya, 3 kali saya periksa di sini, 3 dokter juga yang menangani saya. Yang pertama, suaminya. yang kedua istrinya. Berikutnya.. anaknya.. (kupikir..). Ternyata namanya beda, jadi kemungkinan besar bukan. Dokternya masih muda banget, mungkin seumuran saya atau si Akang. Jadi tampaknya masih baru. Mungkin dia belum tahu, atau memang baik.. karena kali ini saya diberinya foto yang 3 dimensi, meskipun hitam putih.. biasanya hanya dikasih gambar seperti di atas, kalau mau gambar yang ini (3D) harus bayar lagi.

Dilihat-lihat.. kayaknya Baby Utun 3 kali ini bakal mirip Mamiya nih.. hidungnya.. bibirnya.. dagunya.. mirip semua.. Tapi bapaknya masih gak mau mengakui.. gambarnya gak jelas, masih bisa berubah, katanya.. :D