Kali ini saya menyadari lebih awal dari sebelum-sebelumnya (usia 12 minggu dan 10 minggu). Setelah memeriksa sendiri di rumah, saya langsung membuat janji dengan dokter, masih dokter yang lama. Soalnya saya sudah cocok dengan beliau, lagipula pemeriksaan Ultraschall (Ultrasound) tidak dikenai biaya tambahan. Pada pemeriksaan pertama ini, tidak ada tes urin/tes darah. Saya langsung berbincang dengan sang Dokter, dan beliau langsung memastikan kehamilan dengan Ultraschall. Hasilnya?? Kondisi rahim memperlihatkan tanda-tanda kehamilan, namun embrio tidak terlihat. Hal ini bisa jadi karena usia kandungan yang terlalu muda. Makanya saya harus balik lagi 2 minggu kemudian. Katanya memang, embrio mulai terlihat ketika kandungan berusia 8 minggu.
Di minggu-minggu ini, saya belum mengalami gejala apapun (mual, muntah, dsb), nafsu makan pun tidak berubah.
Kunjungan kedua, 5.12.2008, usia kandungan 6 minggu + 6 hari.
Kunjungan kali ini mulai seperti kunjungan biasanya. Timbang berat badan, tes urin, tekanan darah, tes darah (darah yang diambil buanyak banget, 2 botol!, kira2 per botolnya 10 mL), terakhir.. tentu saja berbincang-bincang dengan dokter. pH 5,3, lumayan tinggi (normalnya 4), makanya dikasih obat (Gynoflor). Pemeriksaan Ultraschall menunjukkan embrio sudah terlihat, Alhamdulillah, masih seperti bola, bagian2 tubuhnya belum terbentuk. Tapi, ternyata dokter menemukan adanya Kista di bagian kiri. Karena pada pemeriksaan sebelumnya dokter tidak melihat keberadaan Kista ini, maka dipastikan bahwa ini merupakan kista yang timbul karena kehamilan. Nanti juga hilang sendiri, katanya. Karena ukurannya kecil dan saya juga tidak mengeluh sakit karena Kista ini, maka dokter pun tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi ini.
Di minggu-minggu ini mulai terasa gejala-gejala aneh dan tidak enak. Satu hal yang patut saya syukuri, dalam ketiga kehamilan saya, saya tidak separah kondisi orang lain. Mual hanya sedikit. Muntah tidak pernah. Pusing dan males sih iya... pengennya tiduraaaan aja... sayangnya gak bisa.. digangguin terus... Mulai susah masak.. ternyata setelah dipikir-pikir hanya beberapa jenis masakan aja yang saya tidak bisa memakannya, seperti bawang bombay, bawang putih, daun bawang, buncis, indomie, sosis. Yang lain2nya, meski masak sendiri masih bisa makan, asal jangan ada unsur tumis2an.. Jadinya masak pake metide cemplang-cemplung. :D Mulai ketagihan sama makanan2 yang biasanya jarang2 saya makan, seperti pete, ikan asin, cabe rawit (jadi hobi makanan serba pedas), tempe.. haduh.. Indonesia sekali sih ini.. lumayan menguras isi dompet.. :D
Kunjungan ketiga, 2.1.2009, usia kandungan 11 minggu + 1 hari.
Kali ini cuma pemeriksaan urin dan tekanan darah aja. Berat badan naik 1 kg dari bulan sebelumnya. Berikutnya pemeriksaan dengan dokter. pH 5,0, masih tergolong tinggi, dokternya heran karena di kehamilan sebelumnya saya tidak mengalami hal ini di awal2 kehamilan. "Anda sakit? stress?" tanyanya.. rasanya sih nggak, Dok.. hanya.. saya lupa melulu pake obatnya, hehehe.. Dari 6 biji yang dokter kasih, saya cuma makan 3. Yah, akhirnya dikasih obat yang sama.. Mudah2an bulan depan kondisinya membaik, katanya.. kalau kondisi masih sama, dikhawatirkan terjadi infeksi. Saat ini sih masih baik-baik saja. Kista masih ada, ukurannya sedikit membesar dari bulan sebelumnya. Tapi karena saya tidak ada keluhan sakit, maka dokter pun tidak khawatir. Gimana kabar Baby Utun?? Ternyata kali ini dia sudah mulai membentuk.. kepalanya sudah kelihatan, begitupun tangan dan kaki. Cepat juga.. :D Dan kali ini saya tidak lupa minta fotonya :D